KRONOLOGIS DUEL ALA GLADIATOR DI BOGOR

bacasantai.com Belum lama ini terjadi peristiwa duel ala gladiator di bogor antara pelajar dari SMA Mrdi Yuana dengan pelajar SMA Budi Mulia yang telah merenggut nyawa Hilarius Christian Event Rahargo diduga sudah berlangsung lama. Terkuak motif duel ala gladiator di bogor setelah Polresta Bogor Kota meringkus empat dari lima tersangka.

Sang ibu,yaitu Maria agnes adalah salah satu orang sangat terpukul dengan kejadian yang telah menimpa sang anak. Sang ibu mengatakan Hilarius Christian Event Raharjo meninggal akibat tindak kekerasan oleh para pelajar dari sekolah negeri bilangan Bantarjati,Bogor. Dirinya baru tahu jika sebelum meninggal putranya yaitu Christian Event Raharjo sempat diadu ditengah lapangan basket. Pertarungan duel tersebut disaksikan oleh puluhan pelajar.

“Waktu kejadiannya sebelum pertandingan basket, Hilarius Christian Event Raharjo diminta untuk mewakili sekolahnya pada pertandingan tersebut, hila sudah menolak tetapi dipaksa, beberapa pelaku dari promotor sudah dikeluarkan dari sekolahnya, tetapi masih ada yang berkeliaran bebas, dan saya ingin semuanya yang terlibat mendapat hukuman,” Ucapnya kepada wartawan, Jumat (15/9/2017)

Sang ibu hila juga mengklarifikasi informasi yang telah beredar bahwa kematian putranya bukanlah disebabkan karena hila sakit melainkan karena hal tersebut. Sang ibu juga mengatakan bahwa, saat itu dirinya memang enggan untuk dilakukan otopsi terhadap jasad Hila, sehingga kasus yang telah terjadi pun seolah menghilang begitu saja. Diketahui juga bahwa apa yang telah dialami oleh Hila tersebut merupakan tradisi yang digear pelajar dua sekolah ternama di Kota Bogor.

Hila juga didesak oleh teman-temanya untuk mengikuti tradisi”Bom-Boman” yang bertempat dilapangan basket SMA Negeri 7 Kota Bogor. Tradisi “Bom-Boman’ merupakan kegiatan yang dilakukan dua pelajar berkelahi satu lawan satu sambil ditonton oleh pelajar yang lain.Sang ibu, Maria magnes sungguh tidak menyangka putranya menjadi korban dair tradisi ‘Bom-boman tersebut’.

Untuk menuntaskan kasus itu, Kapolsek dan anggota Polsek Bogor Utara menghampiri rumah sang ibu Hila di kelurahan Batutulis,Bogor Selatan, Kota Bogor. Komisaris Polisi Wawan Wahyudin menjelaskan bahwa kasus yang telah mengakibatkan tewasnya hila akan diusut hingga tuntas. Kompol Wawan juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah memeriksa 13 orang saksi, baik dari pihak sekolah dan rekan korban.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *